Kenapa foto prewed penting untuk orang Indonesia?

Setiap kali orang tau gue dan bandi lagi preparing a wedding, pertanyaan paling sering muncul pertama kali bukannya “kapan?” atau “dimana?” bahkan boro-boro bilang “congratulations!” Pertanyaan yang muncul biasanya “prewed dimana?” atau “udah prewed belum?”

Gue pernah nulis kebingungan gue akan foto prewed dan mengapa itu mesti ada, tapi itu ditulis ketika gue belum engaged dan belum tau apa apa soal gini gono nya wedding.

Makin kesini makin sering muncul pertanyaan “prewed dimana?” seakan2 wedding nya dimana itu nggak sepenting prewed nya. Jawaban gue dan Bandi adalah “kita ga prewed” lalu diikuti dengan senyum manis. Tanggapan mereka biasanya “APAAAH??” dengan mata jum-in jum-out ala sinetron Indonesia.

Di kala masa masa slacking gue, gue pun mulai berpikir, kenapa prewed itu segitu pentingnya? Paket wedding di Palembang yang termasuk foto prewed pun harus dirombak karena Bandi request untuk keluarin foto prewed dr paket krn kita emang nggak prewed. Muncul komen menyayangkan dr pihak keluarga kenapa kita gak foto2 prewed dan dicetak di kanvas gede utk ditaruh di entrance gedung. Gue pun berpikir, apa sih foto prewed itu??? Dari mana muncul kata2 prewed?

Kata “prewed” adalah kependekan dari “pre-wedding” yang artinya “masa sebelum pernikahan” yang artinya lagi adalah masa pacaran. Dan foto prewed bisa di-definisikan sebagai “foto-foto semasa pacaran” bener gak tuh, analisa gue?

Mungkin beberapa orang butuh prewed karena semasa pacaran mereka segitu in love with each other nya sehingga kerjaan nya cuma sayang2an aja so mereka jarang foto-foto atau mungkin masa pacaran mereka terlalu singkat. So intinya mereka butuh foto-foto yang representatif untuk ditaruh di wedding mereka, thus they need a professional photographer to capture their lovey-dovey moment.

Kalo lo bilang kata “prewed” di luar negara Indonesia, pasti kaga ada yang ngerti. Sure, di Singapore ada juga foto2 prewed dengan sebutan “wedding photoshot” dan orang amrik nyebutnya “engagement photoshot” so basically it’s only about the difference of the word, intinya sama: foto berdua dengan pose manis/romantis/cute untuk nantinga ditaruh di wedding.

Gunanya apa? Sudah gue jelaskan diatas. Analisa gue sih foto prewed itu gunanya untuk dipamerin di wedding.

Trus kalo gunanya cuma se-simple itu, kenapa gue dan bandi harus bayar mahal2, harus rempong make-up panas2, bawa2 baju bagus dan ganti baju di wc umum, dll?

Kalo emang gunanya cuma buat ditaruh di entrance gedung, gue punya RIBUAN foto berdua sama Bandi!

Lalu, gue mengambil kesimpulan…. Orang indo itu kan gengsi nya tinggi, makanya yang ditanyain itu adalah lokasi prewed nya, “prewed dimana?”

Semakin jauh/mahal si prewed semakin bergengsi lah si penganten. Ya gak? Iyalaaah ngaku ajaaa!

Destination yang populer untuk foto prewed itu biasanya Bali dan Singapore. Gue bisa ngerti kalo BALI emang cantik lah untuk foto2 romantis begitu, tapi kalo Singapore? Romantis dari maneeee siiiihhhh??!! Yah tapi kan yang penting foto prewed nya di luar negeri, masalah romantis mah nomor dua lah.

Sejujurnya gue banyak liat foto-foto prewed yang lokasinya bagus-bagus, gaunnya bagus-bagus tapi ekspresinya nggak ada booook!!! Sebagus-bagus nya semua props dan kamera yang digunain, si foto nggak akan “kena” kalau ekspresi nya maksa. Menurut gue, lokasi, gaun, make-up itu nggak penting. Yang penting ekspresi si kedua pasangan. It’s just my opinion yah.

Anywaaaay, gue juga menarik kesimpulan kalau pasangan calon pengantin ini sebenernya pengen jalan2 romantis berduaan, tapi kan selama pacaran itu “gak enak” jalan2 berdua, ntar diomongin orang, jadilah pake term “mau pergi foto prewed” LOLOLOL. Kidding… Not!

Well, Bandi and I love traveling together since forever and we never give a fuck of what people say. So at least the memories behind the photos aren’t the trouble of changing gowns in the public toilet. :p Yah intinya segala sesuatu yang udah dieksploitasi di Indonesia itu pasti udah banyak udang di balik bakwan nya lahhh!

So, untuk orang2 yang memandang sedih ke arah Bandi dan gue pas kita jawab “kita gak prewed”, tolong jelaskan kenapa gue dan Bandi mesti buang buang duit kalau kami berdua punya stock foto2 kayak gini???

Photo 2-11-13 11 43 27 pm

The movie marathon set me up in the romantic mood.

Another beach photo, which turned out to be dramatic. Taken on November 2012 at Boracay Island, Philippines. Even though the photo is heavily edited nothing is photoshopped. We used self-timer and didn't expect that it would be this good. =)

 

Photo 1-11-13 12 11 35 am

Photo 4-6-10 10 26 48 am

Photo 21-10-13 10 45 53 pm

Photo 23-12-13 10 27 53 am

Photo 16-10-13 7 37 58 pm

 

Photo 16-10-13 7 42 41 pm

tumblr imperfect

Love unconditionally

Lokasi tempat eksotis: checked!

Pose romantis: checked!

Editan luar biasa: checked!

Smokin hot people in the photo: checked!

So yeah, Bandi thought we didn’t need to waste money by doing prewed lahhh. But anyway, jangan diambil serius lah post ini yaaa, gue cuma iseng aja. Nggak ada maksud mau offence orang2 yang foto prewed di Spore. ;)

This post is only for fun bitching.

Bandi and I did our “save the date” photoshoot in Singapore too, come on. Dan kalau mau disebut prewed boleh juga lah. Bandi and I did a photoshot for fun with our lovely friend/photographer. His girlfriend begged us to do prewed photos for fun and if we didn’t do that she wanted to jump off the bridge. So yeah, we did this to save someone’s life. That’s you, Fefe! I saved your life!

I will spill the what-so-called pre-wed photos later on okay?

But for now, let’s just say Bandi and I have already had too many stock of photos to use on our wedding. :p

Cheers,
May, who loves taking photos too much.